Metro, metrouniv.ac.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung kembali menggelar apel rutin awal pekan pada Senin (22/06/2026) di halaman Kampus I. Apel yang diikuti oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kampus I maupun Kampus II tersebut dipimpin oleh Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Yudiyanto, sebagai pembina apel.
Dalam arahannya, Yudiyanto menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan yang diberikan oleh seluruh ASN kepada sivitas akademika, khususnya mahasiswa. Menurutnya, kampus merupakan tempat pengembangan ilmu pengetahuan yang akan melahirkan para cendekiawan dan generasi penerus bangsa, sehingga pelayanan yang diberikan harus mencerminkan nilai-nilai profesionalisme dan keramahan.

“Peningkatan kualitas pelayanan harus terus dilakukan karena kampus adalah tempat mengembangkan keilmuan yang pada akhirnya melahirkan para cendekiawan. Karena itu, budaya senyum, salam, dan sapa yang telah dicanangkan oleh bu Rektor harus menjadi bagian dari pelayanan kita sehari-hari,” ujarnya.
Selain itu, Wakil Rektor II juga mengingatkan seluruh dosen dan tenaga kependidikan terkait kewajiban memberikan pelayanan akademik kepada mahasiswa pada hari dan jam kerja sebagaimana telah diatur dalam surat edaran yang diterbitkan Rektor UIN Jurai Siwo Lampung pada bulan ini.

Ia menjelaskan bahwa surat edaran tersebut mengatur pelaksanaan bimbingan dan layanan akademik secara tertib serta menegaskan larangan terhadap segala bentuk gratifikasi dalam proses layanan pendidikan.
“Rektor telah mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan bimbingan dan layanan akademik. Di dalamnya ditegaskan bahwa tidak diperkenankan adanya pemberian gratifikasi dalam bentuk apa pun serta upaya pencegahan terhadap tindakan yang dapat mencederai marwah pendidikan,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan akademik yang aman dan transparan, pihak kampus juga akan melakukan penataan ruang kerja dan ruang bimbingan. Sekat-sekat ruangan yang digunakan nantinya akan dibuat lebih terbuka dan transparan sehingga aktivitas bimbingan dapat berlangsung dengan nyaman dan tetap dapat dipantau dari luar.

“Penataan ruang akan dibuat lebih terbuka. Walaupun menggunakan sekat, namun bentuknya transparan sehingga aktivitas di dalamnya dapat terlihat dari luar dan memberikan rasa aman bagi semua pihak,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yudiyanto juga menyoroti pentingnya pengelolaan data yang terintegrasi dan terdokumentasi dengan baik. Menurutnya, data yang tersusun secara sistematis akan memudahkan proses pelaporan, pengambilan kebijakan, serta proses alih tugas kepada pejabat yang akan melanjutkan pekerjaan di masa mendatang.

“Data harus terintegrasi dan terdokumentasi dengan baik sehingga tersedia secara jelas serta dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Pada bagian lain arahannya, Yudiyanto menyampaikan apresiasi atas capaian UIN Jurai Siwo Lampung yang berhasil meraih enam penghargaan pada ajang Gastronomy Award. Salah satu penghargaan tersebut berkaitan dengan pelestarian kuliner tradisional yang secara rutin dilaksanakan melalui program kuliner nusantara setiap Jumat di lingkungan kampus.
“Kita patut bersyukur atas capaian enam penghargaan pada Gastronomy Award. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika dalam mengembangkan berbagai program unggulan kampus,” ujarnya.

Menutup arahannya, Wakil Rektor II mengajak seluruh ASN untuk berpartisipasi aktif dalam menyosialisasikan penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri yang sedang berjalan. Sosialisasi dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan seperti sekolah, pengajian, majelis taklim, maupun kegiatan lainnya yang memungkinkan.
Ia menjelaskan bahwa pendaftaran mahasiswa baru jalur mandiri telah dibuka sejak 3 Juni dan akan berlangsung hingga 8 Agustus 2026. Oleh karena itu, seluruh sivitas akademika diharapkan dapat memperkenalkan berbagai keunggulan UIN Jurai Siwo Lampung kepada masyarakat luas.
“Manfaatkan setiap kesempatan untuk mengenalkan UIN Jurai Siwo Lampung kepada masyarakat. Sosialisasi dapat dilakukan secara langsung maupun melalui berbagai kegiatan yang diikuti, sehingga informasi penerimaan mahasiswa baru dapat menjangkau lebih banyak calon mahasiswa,” pungkasnya.