Metro, metrouniv.ac.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung menerima kunjungan rombongan anak yatim piatu beserta orang tua dan pengasuh dari Desa Sambikarto, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (25/06/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia pendidikan tinggi kepada anak-anak yatim piatu sejak dini sekaligus memberikan motivasi untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
Rombongan yang hadir terdiri dari 27 anak yatim piatu beserta pendamping orang tua. Mereka didampingi Kepala Desa Sambikarto, Lis Sunardi, serta para pengasuh, yakni Kiai Mukidin, Kiai Hadi Suparno, Marwanto, dan Fitrianto.

Kedatangan rombongan disambut oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Jurai Siwo Lampung, Nurkholis, didampingi Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Basri dan Kepala Pusat Studi Moderasi Beragama dan Sosial Budaya Abdul Mujib. Turut hadir Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik S. Efendi bersama Kasubbag Layanan Akademik Rofiah.

Dalam sambutannya, Kiai Mukidin menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan pentingnya pendidikan kepada anak-anak yatim hingga jenjang perguruan tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penyegaran dan pengalaman baru bagi anak-anak maupun orang tua yang mendampingi.
“Kegiatan ini kami laksanakan untuk memberikan wawasan kepada anak-anak yatim bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan setinggi-tingginya. Kami ingin menanamkan cita-cita dan semangat belajar sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sambikarto, Lis Sunardi, berharap kunjungan tersebut dapat menjadi motivasi bagi anak-anak dan para orang tua untuk terus mendukung pendidikan hingga ke perguruan tinggi.
“Melalui kunjungan ini, kami ingin membuka wawasan tentang berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan studi, termasuk kesempatan memperoleh beasiswa,” kata Lis Sunardi.

Ketua LPPM UIN Jurai Siwo Lampung, Nurkholis, menyampaikan apresiasi kepada para pengasuh dan Pemerintah Desa Sambikarto yang secara swadaya melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap anak-anak yatim piatu.
“Kami mengapresiasi kepedulian para pengasuh dan pemerintah desa yang telah memberikan perhatian, kasih sayang, serta pembinaan kepada anak-anak yatim. Ini merupakan bentuk pengabdian sosial yang sangat mulia,” ungkapnya.
Nurkholis juga menegaskan komitmen UIN Jurai Siwo Lampung untuk membuka peluang seluas-luasnya bagi anak-anak yatim yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui berbagai program bantuan dan beasiswa yang tersedia di kampus.
Sebagai bagian dari pengenalan kampus, peserta kunjungan diajak menyaksikan video profil UIN Jurai Siwo Lampung. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai berbagai program beasiswa dan jalur penerimaan mahasiswa baru yang disampaikan oleh Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, S. Efendi.
Dalam kesempatan tersebut juga dijelaskan mengenai peluang pendaftaran melalui jalur mandiri bagi calon mahasiswa yang belum mengikuti atau masih berproses dalam tahapan penerimaan mahasiswa baru.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu yang disampaikan oleh pihak UIN Jurai Siwo Lampung kepada para pengasuh sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap pembinaan anak-anak yatim di Desa Sambikarto.