Palembang, metrouniv.ac.id — Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) kembali melaksanakan Kunjungan Akademik dan Studi Tiru Tata Kelola Pascasarjana ke sejumlah perguruan tinggi di Palembang. Kali ini, kunjungan dilakukan ke Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang pada Senin (22/06/2026), bertempat di Kampus UIN Raden Fatah Palembang, Jalan KH. Zainal Abidin Fikri No. 1 Km 3,5 Palembang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pascasarjana UIN Jurai Siwo Lampung dalam menggali praktik baik pengelolaan akademik dan layanan pendidikan, memperluas jejaring akademik, serta membuka peluang kolaborasi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Langkah tersebut dilakukan untuk menghadirkan program dan layanan terbaik bagi sivitas akademika maupun masyarakat, khususnya di lingkungan Pascasarjana UIN Jurai Siwo Lampung.
Rombongan Pascasarjana UIN Jurai Siwo Lampung dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana, Prof. Akla, dan diterima oleh Wakil Direktur Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang, Mohammad Thoriq.
Dalam sambutannya, Mohammad Thoriq menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya forum akademik sebagai sarana berbagi pengalaman, memperkuat komunikasi kelembagaan, serta membangun kerja sama yang saling memberikan manfaat.
“Kegiatan seperti ini menjadi ruang yang sangat baik untuk bertukar pengalaman dan memperkuat sinergi antarperguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan program pascasarjana,” ujarnya.

Turut hadir dalam penyambutan tersebut Kasubbag Akademik Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang, para Ketua Program Studi, serta Sekretaris Program Studi jenjang magister dan doktor. Kehadiran para pengelola program studi membuat dialog berlangsung secara mendalam, terutama dalam membahas pengelolaan akademik, layanan mahasiswa, penguatan kurikulum, penelitian, publikasi ilmiah, hingga strategi peningkatan mutu program pascasarjana.
Pada kesempatan itu, Pascasarjana UIN Jurai Siwo Lampung menyampaikan maksud kunjungan sebagai sarana penguatan kerja sama dan tata kelola pascasarjana. Beberapa isu yang menjadi fokus diskusi antara lain pengelolaan program magister dan doktor, sistem layanan akademik, mekanisme penjaminan mutu, pengembangan sumber daya manusia, serta strategi peningkatan kualitas lulusan.
Pihak Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang juga membagikan berbagai pengalaman dalam mengelola program pascasarjana, termasuk pola koordinasi antar program studi, penguatan layanan administrasi akademik, serta pembangunan iklim akademik yang mendorong produktivitas dosen dan mahasiswa. Kedua belah pihak saling bertukar informasi, gagasan, dan menjajaki berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif. Selain menjadi forum studi tiru tata kelola, kegiatan ini juga membuka peluang kerja sama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Berbagai peluang kolaborasi yang dibahas antara lain pertukaran narasumber, penyelenggaraan kuliah tamu, penelitian bersama, publikasi ilmiah kolaboratif, penguatan kurikulum, hingga pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan.
Rombongan Pascasarjana UIN Jurai Siwo Lampung yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri atas Direktur Pascasarjana Prof. Akla, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Albarra Sarbaini, Ketua Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam Dedi Wahyudi, Ketua Program Studi Magister Hukum Keluarga Islam Isa Ansori, serta Sekretaris Program Studi Doktor Ilmu Syariah Sakirman.

Direktur Pascasarjana UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Akla, menyampaikan bahwa kunjungan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan praktik-praktik terbaik dalam penguatan tata kelola pascasarjana.

“Kami berharap memperoleh berbagai inspirasi dan praktik baik yang dapat diimplementasikan dalam pengembangan Pascasarjana UIN Jurai Siwo Lampung. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring akademik, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta memperkuat mutu program magister dan doktor agar semakin adaptif, unggul, dan berdaya saing,” ujarnya.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan saling melakukan pemberian cinderamata.