Lampung Timur, metrouniv.ac.id – Perkemahan Gema Muharram (PGM) yang diselenggarakan UKK Pramuka UIN Jurai Siwo Lampung tahun ini hadir dengan nuansa berbeda. Kegiatan perkemahan tahunan yang diikuti perwakilan SMA dan MA se-Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) itu tidak hanya menyuguhkan agenda kepramukaan, tetapi juga menghadirkan kolaborasi lintas Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dalam sebuah sesi khusus bertajuk UKM Series.

Sesi yang digelar pada hari terakhir perkemahan tersebut (17/6), menjadi salah satu agenda yang paling menarik perhatian peserta. Melalui UKM Series, para peserta diajak mengenal lebih dekat berbagai organisasi kemahasiswaan yang memiliki keterkaitan dengan aktivitas kepramukaan dan pengembangan keterampilan lapangan.

Beberapa UKM yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain KSR PMI, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala), Ikatan Mahasiswa Pecinta Seni (IMPAS), serta UKK Resimen Mahasiswa (Menwa). Untuk memaksimalkan pengalaman belajar, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan secara bergantian mengikuti demonstrasi yang disajikan masing-masing UKM.
KSR PMI menampilkan simulasi penanganan korban kecelakaan dan pertolongan pertama yang mendapat perhatian serius dari peserta. Sementara itu, Mapala memperkenalkan berbagai perlengkapan panjat tebing beserta fungsi dan tata cara penggunaannya dalam kegiatan alam bebas.
Tak kalah menarik, IMPAS menunjukkan kreativitas anggotanya melalui penampilan musik dan demonstrasi seni lukis. Suasana semakin hidup ketika para peserta berinteraksi langsung dengan para anggota UKM dan mencoba beberapa aktivitas yang diperagakan.

Di lokasi terpisah, UKK Menwa juga menjadi pusat perhatian. Dengan area yang sengaja dibuat lebih jauh demi faktor keamanan, Menwa menampilkan sejumlah keterampilan yang dimiliki anggotanya, mulai dari penggunaan senapan, panahan, hingga teknik lempar pisau. Demonstrasi tersebut memancing rasa ingin tahu dan antusiasme peserta yang tampak bersemangat menyaksikan setiap atraksi.
“Seru, Kak. Jadi tahu banyak kegiatan kampus yang menarik dan bisa menambah pengalaman,” ujar salah seorang peserta usai mengikuti rangkaian UKM Series.
Salah satu panitia PGM 2026 menjelaskan bahwa kegiatan UKM Series sengaja dirancang untuk mempertemukan para siswa dengan dunia kemahasiswaan sejak dini. Menurutnya, para peserta tidak hanya diajak menikmati kegiatan perkemahan, tetapi juga diberikan gambaran mengenai berbagai ruang pengembangan diri yang tersedia ketika memasuki perguruan tinggi.
“Kami ingin adik-adik peserta mengenal kehidupan kemahasiswaan lebih dekat. Melalui kegiatan ini mereka bisa melihat bagaimana organisasi mahasiswa berproses, berkarya, dan mengabdi. Harapannya, ketika nanti menjadi mahasiswa mereka tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga tetap aktif berorganisasi dan menjadi aktivis yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Panitia berharap kolaborasi antar-UKM dalam Perkemahan Gema Muharram dapat menjadi inspirasi bagi para peserta untuk terus mengembangkan minat, bakat, serta jiwa kepemimpinan yang selama ini telah ditempa melalui kegiatan kepramukaan.

Perkemahan Gema Muharram yang telah berlangsung selama beberapa hari tersebut dijadwalkan akan resmi ditutup pada malam hari ini. Dengan berbagai rangkaian kegiatan edukatif dan atraktif yang telah digelar, PGM 2026 diharapkan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta sekaligus menjadi ajang silaturahmi, pembentukan karakter, dan pengenalan awal terhadap kehidupan organisasi di perguruan tinggi. ( )