LABOUR VS IDEA: FA AINA TADZHABUUN?

bg dashboard HD

metrouniv.ac.id – 02/07/2023 – 14 Dzulhijah 1444 H

Dr. Dedi Irwansyah, M.Hum. (Wakil Dekan 3 FUAD/Pengajar Bahasa Inggris di IAIN Metro)

 

Lebih dari satu dekade lalu, Nassim Nicholas Taleb menulis sebuah buku best-seller. Judulnya The Black Swan, Angsa Hitam. Tatkala mayoritas angsa dibayangkan berwarna putih, di Benua Australia terdapat angsa berwarna hitam. Konon, judul The Black Swan ingin berkisah tentang sesuatu yang minoritas. Tentang sesuatu yang di luar hitungan, atau outlier. Tentang sesuatu yang belum banyak diperbincangkan, tetapi berpeluang mendatangkan dampak yang hebat. Di antaranya adalah tentang dua jenis pekerja: person of labour dan person of idea. Mereka yang bekerja dengan mengandalkan kerja atau kerja keras, adalah person of labour. Dan yang bekerja dengan lebih bertumpu pada kekuatan pikiran, gagasan, dan kreativitas, adalah person of idea. Membaca sinopsis bukunya saja, pembaca bisa dirundung tanya:  di saat kreativitas mendatangkan keuntungan yang lebih banyak, masih perlukah ajakan atau anjuran untuk bekerja keras?

Person of labour. Pram, nama rekaan, memiliki Omah Pizza di satu sudut kota besar. Lumayan laris. Rata-rata per hari bisa menjual 100 loyang. Di akhir pekan atau pada saat hujan turun, Pram bahkan bisa menjual dua kali lipatnya. Pram akan membuat pizza setiap kali ada pembeli yang datang. Ia mengeluarkan tenaga yang berbeda untuk 100 loyang dan untuk 200 loyang. Nyatanya, Pram akan bekerja lebih keras saat antrean pembeli memanjang-mengular. Semakin keras ia bekerja, semakin banyak pundi cuan yang dikantongi.  Setelah bekerja sepanjang tahun, Pram lantas berlibur seminggu ke Lombok. Otomatis, Omah Pizza-nya tutup sepekan. Selama tutup, Pram tidak mendapat pemasukan dari usaha yang telah dirintis sejak tiga tahun lalu.

Person of idea. Larasati, adik bungsunya Pram, juga nama rekaan, adalah seorang penulis novel yang tengah naik daun. Ia pengagum cerita detektif dan penikmat keheningan. Karya tulisnya digemari para remaja seantero negeri. Dalam setahun, Larasati biasanya akan merilis satu novel saja. Gayatri akan pergi menyepi ke tempat yang disukainya untuk menulis plot cerita. Biasanya ia memerlukan 3-4 bulan untuk merampungkan sebuah karya. Berbeda dari Pram, Gayatri mengeluarkan tenaga yang sama untuk 1 pembaca, 100 pembaca, bahkan untuk 1 juta pembaca. Gayatri juga tidak perlu menulis setiap kali ada orang yang ingin menikmati karyanya. Cukup menulis sekali, dan efek cuannya bisa bertahan tahunan. Di akhir tahun, Gayatri pergi berlibur ke Pulau Moyo, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Saat menikmati keindahan dan keheningan pulau, ia mendapat notifikasi dari penerbit. Tentang penjualan novelnya yang terus meningkat. Gayatri tersenyum membayangkan jumlah royalti yang akan didapatkannya.

Sepulang liburan, di dalam apartemen-nya, Larasati berpikir bahwa dunia cenderung memberi reward yang lebih kepada person of idea daripada person of labour. Dari kaca jendela, ia memandang pencakar langit yang sedang dalam proses pembangunan. Sang arsitek pastilah telah berpikir serius dan para pekerja akan bekerja keras, pikirnya. Para pekerja gedung pencakar langit itu boleh jadi memiliki rumah bagus-bagus. Namun besar kemungkinan, sang arsitek gedung memiliki rumah yang mewah. Karena pekerja adalah person of labour yang mengandalkan tenaga dalam bekerja. Sedangkan, arsitek adalah person of idea yang mengandalkan sel-sel otak untuk menghasilkan kreativitas.

Syahdan, tidak mengherankan, jika dalam dunia pendidikan, kemampuan berpikir kreatif  digolongkan sebagai High Order Thinking Skills (HOTS), atau kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kreativitas, kata Steve Jobs, ‘…is just connecting things.’ adalah menghubung-hubungkan apa yang kita ketahui. Menghubungkan dengan cara yang belum pernah dilakukan orang lain. Pastilah tidak mudah. Semakin tidak gampang karena there is no… creativity without failure, tukas Brene Brown. Orang akan melewati lembah  kegagalan sebelum tiba di puncak kreativitas.

Jadi, jika ada pilihan untuk  menjadi person of labour atau person of idea, manakah yang akan kita pilih? Fa aina tadzhabuun? Jika Anda seorang guru, jawaban yang Anda pilih, sangat mungkin akan mewarnai, jika tidak mempengaruhi, praktik pembelajaran Anda di kelas. Wallahu a’lam. (Dedi02072023;Posting ss_humas)

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.